Presiden Jokowi Tidak Mengundang Kepala Negara Asing Saat Menikahkan Putrinya, Nanti Merepotkan.

Presiden memberi keterangan kepada wartawan.
Jakarta,BERITA-ONE.COM-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa persiapan acara pernikahan putrinya, Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution telah siap 100 persen.  Namun demikian, Presiden memastikan tidak mengundang tamu dari negara asing pada resepsi pernikahan yang akan digelar di Gedung Graha Saba Buana Solo itu, pada Rabu (8/11) lusa itu.

“Ndak, ndak ada, nanti merepotkan,” kata Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai menyerahkan SK Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) serta SK Pengakuan dan Perlindungan Kemitraan Kehutanan (Kulin KK) sebanyak 2.890,65 hektare kepada 1.662 kepala keluarga (KK) di Desa Dungus, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur, Senin 6 November 2017.

Menurut Presiden, rangkaian acara pernikahan putrinya, Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution akan dimulai pada Selasa (7/11)besok yaitu siraman dan malam midodareni, dan puncaknya ijab kabul dan resepsi pada hari Rabu (8/11) lusa.

Selain tidak mengundang tamu dari negara asing, menurut Presiden Jokowi, sebagian tamu yang akan diundang dalam pernikahan putrinya itu justru berasal dari kalangan masyarakat di Surakarta.

“Ya kita undang dari pasar, dari pedagang kaki lima juga kita undang, dari RT/RW kita undang, semuanya,” ungkap Presiden.

Menurut Humas Seskab, yang akan bertindak sebagai Wali Nikah untuk Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menko Perekonomian Darmin Nasution. (SUR)

No comments

Powered by Blogger.